Kenali Anemia pada Remaja

Waktu baca 3 menit
Ilustrasi anemia pada remaja
Ilustrasi: Remaja perempuan yang kurang mengkonsumsi makanan kaya zat besi seperti bayam dan hati ayam.

1. Pengertian Anemia

Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah sehat yang mengandung hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Penyebab utama anemia pada remaja:

  1. Kekurangan zat besi dalam makanan.
  2. Kehilangan darah saat menstruasi.
  3. Pola makan tidak seimbang atau diet berlebihan.
  4. Kurangnya konsumsi tablet tambah darah (TTD).

2. Pentingnya Zat Besi bagi Tubuh

Zat besi adalah mineral penting yang berfungsi untuk:

  • Membentuk hemoglobin dalam sel darah merah.
  • Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
  • Menjaga daya tahan tubuh dan konsentrasi belajar.
  • Mencegah rasa lemas, pusing, dan cepat lelah.

3. Gejala Anemia pada Remaja

  • Wajah pucat dan lesu.
  • Sering pusing atau pingsan.
  • Mudah lelah saat beraktivitas.
  • Konsentrasi belajar menurun.
  • Kuku mudah rapuh.

4. Sumber Makanan Kaya Zat Besi

1. Sumber Hewani (Zat Besi Heme – mudah diserap tubuh)

  • Daging sapi dan kambing.
  • Hati ayam atau sapi.
  • Ikan (tuna, sarden, kembung).
  • Ayam, terutama bagian hati dan daging merah.

2. Sumber Nabati (Zat Besi Non-Heme – perlu vitamin C agar mudah diserap)

  • Sayuran hijau tua (bayam, daun kelor, kangkung, daun katuk).
  • Kacang-kacangan (kacang merah, kacang hijau, kedelai).
  • Tahu, tempe, dan olahan kedelai lainnya.
  • Sereal atau roti yang difortifikasi zat besi.

3. Makanan yang Membantu Penyerapan Zat Besi

  • Buah-buahan tinggi vitamin C seperti jeruk, pepaya, tomat, stroberi, dan jambu biji.

4. Makanan yang Menghambat Penyerapan Zat Besi

Hindari konsumsi:

  • Teh dan kopi setelah makan.
  • Susu bersamaan dengan makanan sumber zat besi.