Anemia Perlu Makanan yang Mengandung Zat Besi

Sabtu, 1 November 2025 13:42 WIB
Waktu baca 3 menit
Makanan kaya zat besi

Ilustrasi: Beragam makanan kaya zat besi seperti hati ayam, bayam, tempe, dan jeruk.

Masa remaja merupakan masa pertumbuhan yang sangat cepat, sehingga tubuh memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendukung perkembangan fisik dan mental. Salah satu zat gizi penting yang harus diperhatikan adalah zat besi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat. Akibatnya, remaja akan mudah lelah, lesu, sulit berkonsentrasi, bahkan prestasi belajar bisa menurun.

Apa Itu Zat Besi?

Zat besi adalah mineral yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa cukup zat besi, tubuh tidak bisa memproduksi hemoglobin dengan baik, sehingga jaringan tubuh kekurangan oksigen.

Sumber Zat Besi

Zat besi dapat diperoleh dari dua jenis sumber makanan, yaitu zat besi heme dan zat besi non-heme. Zat besi heme berasal dari makanan hewani seperti hati ayam atau hati sapi, daging merah, ayam, dan ikan. Jenis zat besi ini mudah diserap oleh tubuh, sehingga sangat baik untuk mencegah anemia.

Sementara itu, zat besi non-heme berasal dari sumber nabati seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, tempe, tahu, dan biji-bijian. Walaupun penyerapan zat besinya tidak sebaik dari hewani, sumber nabati tetap penting dan bisa ditingkatkan penyerapannya dengan bantuan vitamin C.

Makanan yang Kaya Zat Besi

Beberapa makanan yang kaya akan zat besi antara lain hati ayam, hati sapi, daging merah, dan ikan seperti tuna, lele, atau sarden. Telur juga mengandung zat besi dalam jumlah cukup, sehingga baik dikonsumsi saat sarapan.

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan daun kelor juga merupakan sumber zat besi nabati yang mudah ditemukan di sekitar kita. Selain itu, makanan berbahan dasar kacang seperti tempe, tahu, kacang merah, dan kedelai sangat baik dikonsumsi secara rutin.

Camilan sehat yang mengandung zat besi bisa diperoleh dari biji labu, wijen, dan kacang almond.

🍊 Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

Agar zat besi lebih mudah diserap tubuh, remaja dianjurkan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, misalnya jeruk, jambu biji, pepaya, atau tomat, bersamaan dengan makanan sumber zat besi.

Sebaliknya, hindari minum teh atau kopi segera setelah makan, karena kandungan tanin di dalamnya dapat menghambat penyerapan zat besi.

Pesan untuk Remaja

Tubuh yang sehat dan bugar akan membuat remaja lebih semangat belajar dan beraktivitas. Karena itu, penting bagi remaja untuk memperhatikan asupan gizinya setiap hari.

“Ayo biasakan makan makanan kaya zat besi agar tubuh tetap kuat, otak cerdas, dan bebas dari anemia!”